Wisata Heritage di Makassar

0
109

Makassar, Sulawesi Selatan. Genpiknik.com – Kota Makassar memiliki banyak destinasi wisata. Salah satunya wisata heritage. Beberapa situs wisata heritage ini dekat dengan event Makassar International Eight Festival and Forum 2018 (F8). Di destinasi ini, wisatawan akan berasa kembali ke masa silam.

Dari banyaknya destinasi heritage, Benteng Rotterdam menjadi yang paling direkomendasi. Lokasinya sangat dekat. Hanya 5 menit dari venue F8. Tepatnya di Jl. Ujung Pandang, No. 1, Makassar.

Benteng Rotterdam memiliki kemampuan untuk menarik wisatawan. Buktinya, sepanjang 1-10 Oktober 2018, Fort Rotterdam ini sudah dikunjungi sekitar 3.260 wisatawan. Rata-ratanya 326 wisatawan sehari. Dari jumlah total itu, 282 orang diantaranya wisman dan wisnusnya 2.978 orang.

Menurut Staf Khusus Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuty, pergerakan pariwisata Makassar sangat positif.

“Pergerakan industri pariwisata di Makassar bagus. F8 super padat oleh pengunjung. Destinasi lainnya juga ramai. Fort Rotterdam juga sangat eksotis. Unsur dan nilai sejarahnya juga kuat. Kental dengan warna Belanda. Posisinya pun strategis bagi para pengunjung F8,” ungkapnya, Jumat (12/10).

Fort Rotterdam juga kerap dikunjungi wisatawan mancanegara. Seperti dari Belanda, Jerman, Prancis, dan Swiss. Menurut Esthy, Fort Rotterdam sangat mendunia.

“Daya tarik benteng ini luar biasa. Sejarah dan namanya memang besar. Banyak wisatawan dari berbagai dunia tertarik untuk melihatnya dari dekat,” lanjutnya.

Fort Rotterdam memiliki luas sekitar 3 hektare. Secara garis besar, benteng ini terbagi dalam 15 zona menurut alfabet A sampai O. Di dalam benteng terdapat Museum La Galigo. Museum ini memotret perkembangan budaya Kota Anging Mammiri. Ada juga Gedung Kesenian di zona C. Gedung ini punya beberapa terowongan bawah tanah. Satu terowongan pun diklaim terhubung ke Karebosi sejauh 0,5 km.

Pada zona N, terdapat bekas ruang pengasingan Pangeran Diponegoro. Di ruangan terdapat dua pintu melengkung besar dan kecil. Pintu kecil hanya bisa dilewati sembari membungkukan badan. Selain itu, Fort Rotterdam ini juga memiliki kisah unik. Sebab, sisi luar bangunan benteng adalah peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo.