Kopi Daun, Dinginnya Bukit Khayangan

0
98

, – Menikmati kopi dari daunnya. Mungkin terdengar aneh ya. Tapi, sensasi inilah yang ditawarkan di Bukit Khayangan, Kerinci. Di daerah dataran tinggi ini, kita bisa mendapatkan kenikmatan kopi yang berbahan daun. Tambahannya adalah menyaksikan Kota Kerinci dari atas.

Lantas apa sih kelebihan ? Sesuai namanya, kopi ini terbuat dari daun kopi. Namun, yang sudah disangrai. Sepintas, kopi ini mirip dengan teh. Karena, saat diseduh ada aroma daun yang keluar.

Lantas,bagaimanakah rasa kopi daun? Rasa inilah yang membuat kopi daun istimewa. Aroma kopi yang pasti tetap terasa. Namun, karena terbuat dari daun, aroma kopinya tidak sekuat kopi yang terbuat dari biji. Rasa yang dihasilkan adalah campuran. Selain kopi, terasa juga teh khas dedaunan, serta sedikit aroma cincau.

Untuk menikmati yang sangat khas ini, cukup datang ke Bukit Khayangan di Kerinci. Jaraknya sekitar 1 perjalanan dari pusat Kota Kerinci. Disana, ada sebuah warung yang menjual kopi daun. Kopi ini dijual Rp30.000 per teko. Dan bisa dinikmati 3 hingga 4 orang.

Menurut pemilik warung kopi daun Bukit Khayangan Zaharmanhadi, kopi ini tidak ada di tempat lain. “Ini kopi yang sangat khas Bukit Khayangan. Tidak ada di tempat lain. Makanya sayang sekali jika ke bukit tapi tidak menikmati kopi ini,” papar Zaharman, Kamis (4/10).

Konon, kopi ini sudah ada sejak lama. Cerita, saat biji-biji kopi sudah dikuasai pihak lain, mencari cara untuk tetap bisa menikmati kopi. Pilihannya adalah mengolah daun. Ternyata olahan ini disukai. Karena menghasilkan sesuatu yang unik.

“Kalau sekarang, kopi ini sudah sangat dikenal. Makanya wisatawan yang datang ke Bukit Khayangan pasti mencari kopi daun. Karena sangat unik dan sangat khas Bukit Khayangan,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Pelaksana Kementerian Esthy Reko Astuty, menilai kehadiran kopi daun kian mempertegas posisi Kerinci sebagai penghasil kopi nikmat. “Sebelumnya, Kerinci sudah dikenal sebagai penghasil kopi arabika terbaik di Indonesia. Sekarang giliran kopi daun yang ke permukaan,” katanya.(*)